Kajian Ilmu Hadis: Perlakuan Buruk Ahli Hadis Terhadap Nabi Muhammad saw.

Kajian Ilmu Hadis: Perlakuan Buruk Ahli Hadis Terhadap Nabi Muhammad saw.

 

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=66

Demi Kecintaan kepada Nabi yang suci dan dalam menyambut maulid manusia yang digelari rahmatan lil alamin, Nabi yang agung, pelopor dan teladan budi pekerti dan akhlak Karimah, Kami persembahkan artikel dibawah ini untuk membela kesucian beliau dari hadis-hadis pelecehan dan penghinaan terhadap pribadi beliau produk tiran dan kaum nawashib (pembenci keluarga Nabi saw.). sangat disayangkan hadis-hadis palsu ini banyak bertebaran di kitab-kitab hadis standar yang diakui keshahihannya -Abu Salafy-

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Hasan FarhanAhli hadis mengklaim bahwa Nabi saw. menikahi Aisyah ketika ia berusia enam tahu! Dan beliau saw. berumah tangga (bersebadan) ketika Aisyah berusia sembilan tahun! Ini adalah batil (palsu)[1]

Tentang menikahnya Aisyah dalam usia di atas terdapat dalam Shahihain (Shahih Bukhari & Muslim) dari riwayat Hisyam bin Urwah dari ayahnya (Urwah) dari Aisyah. Ini adalah palsu. Hisyam dan ayahnya termasuk orang yang condong/mendukung para penguasa lalim/tiran. Dan para ulama pun berselisih, Abu Usamah meriwayatkannya dari Hisyam dari ayahnya secara mursal. Sementara Bukhari dan Muslim hanya meriwayatkan yang marfû’ dan riwayat yang sanadnya munqathi’ -dalam kasus ini – lebih kuat. Urwah yang tertuduh dalam riwayat itu. Ia teman dekatnya Mu’awiyah. Sedangkan Hisyam -putranya- sebagian ulama men-tsiqah-kannya semantara ulama lain men-dha’if-kannya. Ia bukan hujjah. Dan adanya idhthirâb/kekacauan -dalam riwayat ini- ada yang menyambungkan riwayat -dengan menyebut ucapan Aisyah- (alwashlu) dan ada yang memutus -hanya menyebut ucapan Urwah- (al irsâl) adalah sebuah bentuk cacat dalam hadis/riwayat, dan fakta sejarah pun menolaknya. Baca lebih lanjut

Iklan

Membela Nabi Muhammad Saw.

Membela Nabi Muhammad Saw.

Sumber: http://almaliky.org/news.php?action=view&id=id=60

oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Maliky

Penterjemah Abu Salafy

hasan_FarhanMembela Nabi saw. tidak bisa dengan modal kabodohan. Kaum jahil menjadikan kebodohan sebagai cara/senjata untuk membela Nabi saw., seperti membalas caci maki dengan caci maki atau memutus hubungan (seperti yang mereka lakukan terhadap si dungu dari Najd). Membela Nabi saw. harus dilakukan dengan mendengarkan argumentasi si penghujat/pengecam kemudian membantahnya secara ilmiah.

Pertanyaan pertama adalah: Bagaimana kita membuktikan kenabian Nabi (Muhamad) saw. untuk seluruh dunia.?!

Para peneliti yang telah memberikan perhatian tentang besarnya kenabian dan bukti-bukti kenabian telah kita abaikan, dan kita tidak memanfaatkan warisan intelektual mereka, khususnya para ulama dari mazhab Mu’tazilah, hanya karena mereka bertentangan dengan kaum Hanbali (salafy/wahabi)!

Kita memusuhi person dan mencintai serta membela person pula.. Kita tidak memusuhi karena Allah dan tidak mencintai karena Allah… Baca lebih lanjut

Mengenal Fatimah binti Rasulullah saw.

Siapakah Fatimah Az Zahra AS?.

SUMBER: Blog Analisis Pencari Kebenaran

Oleh J. Algar

Beliau AS adalah Putri tercinta Rasulullah SAW. Beliau AS lahir dari Keluarga yang paling mulia dan dididik dalam lingkungan Kenabian. Beliau AS adalah sosok yang mulia dan panutan bagi umat muslim setelah Rasulullah SAW. Beliau AS adalah semulia-mulia teladan bagi wanita yang mukmin.. Beliau AS adalah pribadi yang selalu berada dalam kebenaran. Beliau AS adalah Pribadi yang disucikan oleh Allah SWT dari segala dosa.

Beliau Sayyidah Fatimah AS adalah Wanita penghuni surga yang paling utama

Rasulullah SAW bersabda” Wanita penghuni surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah binti Mazahim istri Firaun. (Hadis shahih riwayat Ahmad,Thabrani,Hakim,Thahawi dalam Shahih Al Jami’As Saghir no 1135 dan Silsilah Al Hadits Al Shahihah no1508).

Baca lebih lanjut