Da’i Sejuta Ummat Kiai Haji Zainuddin MZ Telah Berpulang ke Rahmatullah

Kiai Haji Zainuddin MZ Telah Berpulang ke Rahmatullah

SUMBER: Republika

Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya KH. Zainuddin MZ. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah dan kebaikan beliau dan mengampuni segala kesalahannya, serta  mendapatkan karunia surga Allah SWT, Amin Ya Robbal Alamin -Kajian Islam-

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Innalillahi wa innailahi rojiun. Kiai kondang Zainuddin MZ telah meninggal dunia pada Selasa (5/7) pagi sekitar pukul 09.15. Jenazah saat ini masih berada di Rumah Sakit Pusat Pertamina.

Berdasarkan informasi, kiai Sejuta Umat itu meninggal dunia akibat terkena serangan jantung. Kiai yang bernama lengkap Zainuddin Muhammad Zein tersebut lahir di Jakarta pada 2 Maret 1951.

Beliau adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di televisi. Julukannya adalah ‘Da’i Sejuta Umat’ karena da’wahnya yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi.

______________________

Kronologis Wafatnya KH Zainuddin MZ

SUMBER: Republika

Istri almarhum KH Zainuddin MZ, Kholilah (kiri), saat di rumah duka di Jakarta, Selasa (5/7). Dai yang terkenal dengan sebutan Dai Sejuta Umat rencananya dimakamkan di Masjid Fajrul Islam yang terletak di depan rumah almarhum siang ini.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Keluarga Besar almarhum KH Zainuddin MZ menyampaikan permintaan maaf atas segala kesalahan almarhum. Putra kedua almarhum, Luthfi Manfaluti, juga menceritakan kronologis wafatnya KH Zainuddin MZ.

Awalnya, cerita Luthfi, bapaknya itu tidak mengeluhkan sakit apapun. KH Zainuddin MZ hanya merasakan sakit kepala ringan. Tapi secara tiba-tiba, usai menunaikan shalat shubuh pada Selasa (5/7), almarhum jatuh pingsan.

Mengetahui kondisi tersebut, pihak keluarga langsung membawanya ke RSPP. ”Tepat pukul 9.20, ayah menghembuskan nafas terakhir akibat serangan jantung,” kata Luthfi. Pola makan dan padatnya jadwal kegiatan diduga menjadi faktor penyebab kematiannya.

KH Zainuddin MZ bin Tarmuzi meninggal di usia 59 tahun pada Selasa (5/7) bertepatan dengan 5 Sya’ban 1432 H. Rencananya jenazah akan dishalatkan hari ini pukul 15.00 dan dimakamkan di area Masjid Fajrul Islam. Lokasi masjid tak jauh dari kediaman almarhum.

Sampai saat ini, ribuan pelayat masih memadati rumah almarhum Zainuddin MZ. Kemacetan juga terlihat dari jalan Radio dalam hingga Jl Among, Kebayoran Lama. Tampak berdatangan sejumlah tokoh, dan alim ulama. Diantaranya, Pimpinan Majelis Rasulullah, Habib Munzir Al Musawa, dan Dirjen Bimas Islam, Nasaruddin Umar.

_____________________

Shalat Jenazah Zainuddin MZ Dilakukan Tujuh Kali

SUMBER: Republika

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Sudah tujuh kali jenazah almarhum Zainuddin MZ dishalatkan. Itu disebabkan banyak jamaah yang menghendaki melakukan penghormatan terakhir kepada almarhum Zainuddin MZ.

“Bagi jamaah yang ingin melakukan penghormatan terakhir dipersilahkan,” ucap pengurus Masjid melalui pengeras suara.

Dari pantauan republika.co.id, jamaah terbanyak terjadi pada saat shalat jenazah gelombang pertama. Saat itu, jamaah yang ikut shalat jenazah membludak hingga luar masjid. Secara teratur hingga shalat jenazah ketujuh, jumlahnya berkurang.

“Sekali lagi, mohon bantuannya kepada jamaah untuk memberikan kesempatan yang lain lakukan penghormatan,” ucap pengurus masjid melalui pengeras suara.

Masih dari pantauan republika.co.id, jamaah yang hendak melakukan penghormatan terakhir cukup banyak. Sebagian mereka umumnya baru saja tiba dan menyegerakan masuk ke masjid.

___________________

Ketua PBNU Mengaku Kaget KH Zainuddin MZ Meninggal

SUMBER: Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengaku kaget atas meninggalnya ulama kondang KH Zainuddin MZ, pada Selasa (5/7) pagi sekitar pukul 09.15 WIB. “Saya pun kaget mendapatkan pesan singkat (SMS) bahwa beliau wafat. Semoga amal baiknya diterima oleh Allah,” kata Said usai debat publik ‘Polisi, Politik dan Profesionalisme’ di Jakarta.

Menurut dia, Zainuddin merupakan ulama yang dapat dicontoh dengan baik oleh setiap orang. Ia juga berharap agar segala dosa dan kesalahan KH Zainuddin MZ diampuni Allah SWT dan masyarakat melupakan sisi negatifnya karena manusia biasa pasti ada baik ada buruk.

Saat ini, kata Aqil, yang dapat dilakukan adalah melakukan introspeksi terhadap diri sendiri. “Kebesaran dan kedudukan yang kita capai adalah kebesaran dari Allah. Yang pasti kita akan kembali kepada-Nya,” ujarnya.

Almarhum KH Zainuddin MZ dimakamkan di halaman Masjid Fajrul Islam yang turut dibangunnya, yang berada persis di depan kediamannya, di Jl Gandaria I Gang Haji Aom, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Selasa sore usai Shalat Ashar. Sebelum dimakamkan, jenazah juga dishalatkan di Masjid Fajrul Islam.

Ribuan orang pelayat termasuk pejabat negara, ulama dan artis, serta jamaah setia almarhum, memadati kawasan rumah duka serta Mesjid Fajrul Islam. KH Zainuddin MZ meninggal dunia dalam usia 60 tahun di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa sekitar pukul 09.15 WIB.

_________________________

BERITA TERKAIT

  1. Sulit Mencari Sosok Pengganti Seperti Zainuddin MZ
  2. Biografi KH Zainuddin MZ – Mengenang Da’i Sejuta Umat

.

2 Tanggapan

  1. selamat jalan bapak haji zainudin bapak penceramah dari saya masih sekolah dasar tahun 1988 semoga dan ilmu dari kata-kata bapak menjadi amal kepada Allah (sunhana wa ta’ala) amin

  2. bangsa ini masih butuh figur dai sejuta umat,walau beliau sudah menghadap sang kholik tpi fatwanya selalu ada di setiap penjuru dunia…
    selamat jalan bapak H.ZAINUDIN MZ semoga apa yang bapak fatwakan menjadi pegangan bagi umat seluruh dunia (INDONESIA) khusunya amin………………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: