Apa Tuhan itu ada?

Apa Tuhan itu ada?

Ditulis oleh Anonim Selasa, 15 Juni 2004 Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri
paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia
meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang
Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3
pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu
mendapatkan orang tersebut.


Pemuda: Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab
pertanyaan-pertanyaan saya?

Kyai: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya
akan menjawab pertanyaan anda

Pemuda: Anda yakin? sedang Profesor dan banyak
orang pintar saja tidak mampu menjawab
pertanyaan saya.

Kyai: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya

Pemuda: Saya punya 3 buah pertanyaan

Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan
wujud Tuhan kepada saya

Apakah yang dinamakan takdir

Kalau syetan diciptakan dari api kenapa
dimasukan ke neraka yang dibuat dari
api,tentu tidak menyakitkan buat syetan
Sebab mereka memiliki unsur yang sama.
Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda
dengan keras.

Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah
kepada saya?

Kyai: Saya tidak marah…Tamparan itu adalah
jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda
ajukan kepada saya

Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit

Kyai: Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda: Ya

Kyai: Tunjukan pada saya wujud sakit itu !

Pemuda: Saya tidak bisa

Kyai: Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita
semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu
melihat wujudnya.

Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan
ditampar oleh saya?

Pemuda: Tidak

Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan
menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pemuda: Tidak

Kyai: Itulah yang dinamakan Takdir

Kyai: Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan
untuk menampar anda?

Pemuda: kulit

Kyai: Terbuat dari apa pipi anda?

Pemuda: kulit

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: sakit

Kyai: Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka
terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak
maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan
untuk syeitan.

Sumber: icmi.or.id

3 Tanggapan

  1. Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan
    ditampar oleh saya?

    Pemuda: Tidak

    Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan
    menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

    Pemuda: Tidak

    Kyai: Itulah yang dinamakan Takdir

    takdir …..
    Allah menciptakan takdir …?
    jadi Allah menciptakan takdir manusia ada yang ke neraka dan ke surga dong.
    jadi untuk apa kita sholat klo takdir kita keneraka,mendingan hidup seneng-seneng …wong tadir dah Allah tentukan.
    Allah memciptakan semua baik adanya termasuk anjing dan babi yang kita haramkan, klo haram mengapa Allah menciptakan binatang itu, secara daging apa bedanya ama kita yang juga ciptaan Nya … jangan remehkan Allah dengan pemikiran kita yang kecil dengan kebesaran kuasa Allah.
    mendingan kita bertanya langsung kepada Nya.
    koq aku lahir sebagi laki dari orang jawa, yang katrok ndeso ?
    dengan tujuan apa Allah melahirkan saya ?
    ooooooooooo itu sudah takdirmu le …. apa semudah itu.
    Allah punya jawaban serta rencana dan kita hanya bisa tau klo kita mau langsung bertanya pada Nya.

  2. good fastabikul haerat

  3. Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan
    ditampar oleh saya?

    Pemuda: Tidak

    Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan
    menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

    Pemuda: Tidak

    Kyai: Itulah yang dinamakan Takdir

    tadir … nasib …. takdirmu dan nasibmu dah ditentuin masuk neraka, takdirmu dan nasibmu memang masuk surga weleh … weleh … jadi Allah sudah membuat tadir dan nasib manusia dong, klo gitu mendingan seneng – seneng terus wong takdir dan nasib dah Allah tentukan buat apa sholat klo toh akhirnya ke neraka mendingan seneng seneng kan nasib dan takdir masuk surga dan mungkin ini juga yang menjadi pedoman pemda dan sebagian pejabat pemerintah indonesia buat korupsi ….
    apa bener Dajjal bakalan datang atau malahan udah datang tuh contohnya … pemuda itu
    Kalau kita membaca kisah2 para sufi, ada yang begitu disebut Nama Allah (Asmaul Husna) saja sudah menangis… betapa mereka menyadari alangkah kecilnya mereka dihadapan sang Ilahi, jadi buat apa sombong di muka bumi ini?
    Ketika disebut Nama Allah: Yang Maha Berdiri Sendiri, mereka introspeksi apakah betul mereka meyakini bahwa Allah tak perlu sesuatu apapun…
    sehingga sadar bhw Allah tak butuh pembelaan..
    kitalah yang butuh kepada Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: