Harun Ar-Rasyid Tak Mampu Menahan Syahwat!
SUMBER: http://islamku.com/aliumar/?p=26#more-26
Jika seorang Khalifah Rasulullah (?!) kerasukan syahwat bandang, maka tak ada apapun yang mampu menghentikannya, kecuali ajaran agama. Jika agama dapat diajak kompromi, itu pasti kerena kelihaian Sang Abu Yufus; Qadhi andalan Sang Khalifah Rasulillah di saat kepepet!
Pada suatu ketika Khalifah Harun ar-Rasyid jatuh cinta kepada seorang budak wanita milik Isa ibn Ja’far, ia meminta dari Isa agar menghibahkan budak tersebut untuknya, akan tetapi Isa menolak dengan alasan karena ia telah bersumpah untuk tidak menjual dan atau menghibahkannya kepada siapapun, dan konsekuensi dari melanggarnya adalah akan jatuh (thalaq) cerai atas istrinya, memerdekakan seluruh budaknya dan mensedekahkan segala yang ia miliki.
Disini, sekali lagi diperlukan kelihaian dalam meramu fatwa agar budak wanita yang seksi dan molek itu tetap dapat di nikmati sang Khaifah, sementara Isa ibn Ja’far tidak harus terbentur oleh sumpah yang terlanjur ia ucapkan. Sekali lagi, disini Anda akan menyaksikan terobosan baru yang spektakuler dalam dunia ramu-meramu fatwa yang diatraksikan oleh sang Qadhi al-Qudhaat kaliber dunia, Abu Yusuf. Ia memberikan solusi dengan mengatakan kepada Isa bagilah budak itu menjadi dua bagian, separoh pertama hibahkan untuk ar-Rasyid dan separoh kedua di jual, dengan demikian ia keluar dari sumpahnya, sebab ia tidak menjual semuanya dan tidak menghibahkan semuanya, akan tetapi menjual separoh dan menghibahkan separoh lainnya!!
Dan untuk imbal jasa jerih payah memeras otak dalam meramu fatwa tersebut ia berhak menerima hadiah sebesar dua ratus ribu dirham dan dua puluh pak/kotak baju.Tentang aktraksi fatwa dia atas Ibnu as-Sammak berkomentar: sesungguhnya jika aku berkata bahwa Abu Yusuf itu gila tidak ada seorangpun yang menerima ucapanku, namun sebenarnya ia adalah seorang yang sedang bergulat dengan dunia tapi ia dijatuhkan/di kalahkan.[1]
__________________________________
[1] Tarikh Baghdad:14/250 dan 255.
Sumber: aliumar.islamku.com
Filed under: Fatwa dan Sejarah

kau ni dapat sumber dari mane. hati2 dengan fitnah
karena fitnah lebih kejam dari pada pembunuh
Janagn asala ketik akh…
Antum dapat sumber dari mana???
BENER2 NGACO…………….
aneh bgt
@Sbl_rassyid, Ahmad,,
sumber nya kan telah disebutkan diatas yaitu : (Tarikh Baghdad:14/250 dan 255.) lihat catatn kakinya
harun al rasyid adalah best sulthan i like it
i like him too…
kk kq Harun ar-Rasyid cerita tentang anak Harun saat menjadi khalifah gk ada??
ngaco bagt …
g mungkin
Hmm ?
sangat diplomatis
Harun Ar Rasyid the golden age of Islam…ini mah orang ngaco yang nulis
kalau ngak jelas sumbernya dan kebenarannya jangan asal tulis….
@ANDRI dan lainnya
Mas kalo baca yanG tuntas di catatan kaki jelas disebutkan sumbernya kOK (Tarikh Baghdad:14/250 dan 255.)
Mas kalo baca sejarah islam jangan dipilah-pilah yg disenangi saja dipakai… sementara yg tidak di sukai dilewati… apa dikira semua tokoh-tokoh sejarah islam itu manusia yg bersih..? apalagi harun al rasyid yg bukan seorang nabi yg suci…banyak kebejatan raja-raja islam dari dulu maupun sekarang bukankah mereka itu manusia biasa?
sepatutnya anda mencurigai hadis-hadis yang konon diakui kesahihanya PADAHAL MENGHINA NABI SEPERTI:
1. Nabi Muhammad semalam mengumpuli semua istrinya dan mempunyai kekuatan seks sama dengan 30 lelaki jantan
silahkan baca disini:
Antara Penghormatan Allah SWT Dan Gambaran Bukhari Tentang Aktifitas Kehidupan Malam Nabi Muhammad saw.
http://jakfari.wordpress.com/2010/04/10/potret-sang-nabi-mulia-dalam-hadis-bukhari-2/
hadis-hadis ini dipalsukan oleh para raja yg haus seks seperti diantaranya harun al rasyid diatas… agar melegalkan perbuatannya… kalo nabi saw saja begitu apalagi harun al rasyid dan sejenisnya.
2. percayakah anda hadis sahaih yang menuduh bahwa nabi sa pernah mau berusaha bunuh diri?
baca disini hadis nya (shahih bukhari)
Astaghfirullah Tuduhan Nabi Saw Berusaha Bunuh Diri?! (1)
http://jakfari.wordpress.com/2010/04/12/nabi-muhammad-saw-dan-awal-prosesi-pelantikan-kenabian-dalam-gambaran-bukhari-1/
Astaghfirullah Tuduhan Nabi Saw Berusaha Bunuh Diri?! (2)
http://jakfari.wordpress.com/2010/11/07/potret-sang-nabi-mulia-saw-dalam-hadis-bukhari-5-nabi-muhammad-saw-dan-awal-prosesi-pelantikan-kenabian-dalam-gambaran-bukhari/
kalo anda tersentak dan bereaksi tidak percaya akan perbuatan harun al rasyid… MAKA ANDA LEBIH BERHAK UNTUK MEMBELA NABI SUCI SAW… dan tidak percaya DARI TUDUHAN2 KEJI HADIS YG DIYAKINI KESAHIHANNYA OLEH BANYAK UMAT ISLAM…
BUKANKAH HADIS2 TERSEBUT MENJADI SENJATA KAUM KAFIR UNTUK MENGHINA NABI SAW !!
@jamhari,ak setuju tentang hadist” palsu tersebut.Mungkinkah mreka antek” kaum yahudi ato nasroni?mudah”an Allah swt yg hak,membalas perbuatan keji mreka,amien.
sultan memang tdk maksum, tapi lipatan sejarah mencatat zaman harun al rasyid masa ke emasan islam khalifah abbasiah, berbanding zaman abdurrahman III dari bani umaiyah di andalusia atau zaman sulaiman alqanuni di emperium utsmani.
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW. serta keluarga, shahabat dan pengikutnya yang setia sampai akhir zaman.
Sungguh, orang ini tidak mengerti tentang sejarah penulisan sejarah dan metodologi sejarah. Abu Yusuf adalah Qadhi Al-Qudhat pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid, sahabat dekat Abu Hanifah dan merupakan Ulama terpandang di zamannya. Sedangkan Harun Ar-Rasyid sendiri merupakan salah satu khalifah terbesar dari Bani Abbas. Sebagai manusia biasa, hal apapun mungkin saja terjadi. Tetapi, untuk ukuran Ulama sekaliber Abu Yusuf dan khalifah Harun Ar-Rasyid, sulit rasanya mempercayai peristiwa di atas. Ingat, sumber sejarah ditulis oleh orang-orang yang bermacam-macam latar belakangnya dari yang pro sampai yang kontra terhadap pemerintah. Begitupun dalam sumber ini, mungkin saja penulis sumber adalah orang yang bertentangan dengan Harun Ar-Rasyid dan orang-orangnya. Selain sumber di atas, saya yakin sang mushonnif Tarikh Baghdad mempunyai sumber-sumber lain dari orang-orang yang pro terhadap khalifah Harun Ar-Rasyid. Dan ingat, Tarikh Baghdad ditulis pada abad ke-5 Hijriyyah berdasarkan informasi orang-orang yang pernah mengunjungi Baghdad, tak kurang dari 7800-an rawi yang terdapat di dalamnya. Pada abad ini penulisan sejarah masih berdasarkan riwayat tanpa melakukan kritik yang mendetail terlebih dahulu terhadap sumber-sumber atau informasi-informasi yang diperoleh mushonnif. Oleh sebab itu, sah-sah saja sang Mushonnif memasukkan berbagai informasi dari setiap orang yang pernah mengunjungi Baghdad walaupun informasi tersebut datangnya dari musuh politik khalifah yang berkuasa di Baghdad tanpa melakukan kritik terlebih dahulu. Untuk saat ini, dalam menulis sejarah ada tahapannya, terutama terhadap sumber-sumber yang diperoleh apakah layak atau tidak? Tidak sembarangan.
Silahkan baca Muqaddimah Ibnu Khaldun!
Hati-hati, fitnah!
Hati-hati, jangan memecah belah Ummat Islam dan jangan mau dipecah belah oleh kaum zionis dan salibis!
Wassalam!
@Al-Andalusy
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW. serta keluarganya yang suci.
Itu kan asumsi anda saja mas?
Hal yang anda sebutkan ini juga berlaku dalam penulisan hadis, bukannya hadis ditulis ratusan tahun setelah beliau saw wafat? bukan saja terhadap sejarah
tapi asumsi anda perlu dibuktikan
Kenapa anda tidak mencari sumber yang lebih netral bukan yang pro bukan pula yang anti, itu lebih valid kan?
Apakah Ibnu Khaldun sudah terjamin kenetralannya tidak lepas dari bias maszhab dan politik yang dianutnya? itupun perlu anda buktikan.
Mas saya heran dengan orang-orang seperti anda ketika penguasa seperti Harun Al Rasyid ditulis sejarahnya seperti itu anda bangkit membelanya… walaupun tanpa membawa bukti… apa jaminan seorang Harun al Rasyid dan Ulama tersebut tidak akan berbuat seperti itu… padahal contoh-contoh dalam sejarah Islam penguasa2 seperti iti banyak… dan Ulama yang jadi corong dan budak penguasa juga sampai sekarang pun banyak…
Anehnya ketika Nabi suci Muhammad saw… dijelek2kan dan dihinakan oleh hadis-hadis palsu orang-orang seperti anda kontan menerimanya, karena berita tersebut termaktub di kitab shahih macam bukhari/Muslim. bandingkan saja perbuatan Harun Al Rasyid itu tidak ada apa2nya dengan perbuatan yang dituduhkan kepada Nabi saw… anda harusnya lebih membela Nabi suci saw dari tuduhan orang2 seperti itu dibanding membela Harun Al Rasyid… silahkan anda bandingkan disini dan saya tunggu komentar dan sikap anda terhadap hinaan haids-hadis ini terhadap Nabi yang suci saw.
1. http://kajianislam.wordpress.com/2007/07/18/benarkah-junjungan-kita-nabi-besar-muhammad-saw-diperdaya-nafsu/ (ada di blog ini -kajian islam)
2. http://jakfari.wordpress.com/2010/04/10/potret-sang-nabi-mulia-dalam-hadis-bukhari-2/
3. Tuduhan Nabi saw pernah melakukan bunuh diri
http://jakfari.wordpress.com/2010/11/07/potret-sang-nabi-mulia-saw-dalam-hadis-bukhari-5-nabi-muhammad-saw-dan-awal-prosesi-pelantikan-kenabian-dalam-gambaran-bukhari/
4. Tuduhan Nabi Muhammad saw seorang yang sadis…
http://jakfari.wordpress.com/2010/04/07/potret-sang-nabi-mulia-di-mata-hadis-bukhari-1/
harapan saya anda sebaiknya membela Nabi Muhammad saw terlebih dahulu dari tuduhan hadis-hadis palsu yang diyakini keshahihannya (karena ditulis di kitab2 shahih) yang melecehkan dan menghinakan pribadi beliau saw, sebelum anda membela Harun al Rasyid
Apakah yang tidak cocok dengan selera anda itu pasti fitnah?
Ini klise mas! Tidak perlu mengkambinghitamkan zionis untuk memecah belahkan Umat Islam… lihat saja kelompok2 Islam sendiri banyak yang suka mengadu domba antar sesama umat islam dengan tuduhan2 sesat, syirik, bid’ah dll terhadap sesama saudaranya yang seiman. dan banyak penguasa muslim di timur tengah khususnya malah menjadi agen zionis seperti penguasa dan amir-amir di negara teluk. bahkan tanah sucipun dijadikan pangkalan militer zionis amerika…
Wassalam!
Balas
askum berarti benar ya allah itu mengabulkan doa nabi yg berkata bahwa umat islam tidak akan hancur oleh musuh2x islam tetapi akan hancur oleh umat islam itu sendiri. ingat kita satu agama satu saudara dan satu tubuh.
maknnya segala sesuatu yang namanya sejarah… ga kita lihat langsung
harus di telaah dulu, dibandingkan dari berbagai sumber,
ga bisa dipercaya 100% dan ga bisa dibilang salah 100% kalau baru lihat satu sumber
buku2 hadist aja ada yg salah apalagi buku sejarah yang lain
jika itu benar, maka tidak sepantasnya anda mencungkil-cungkil aib orang lain, karena itu dosa.
dan jelas membicarakan aib orang di blog ini tidak membawa kemaslahatan bagi ummat sedikitpun.
jika anda orang islam, berusahalah berbuat sesuatu yang baik untuk kemajuan islam, ceritakanlah sesuatu yang baik tentang islam dan tentang orang-orang islam, agar orang-orang selanjutnya tertarik dengan islam. menceritakan beberapa keburukan tentang orang islam hanya akan membuat orang-orang akan berpikir bahwa seperti itulah karakter orang islam sesungguhnya. dan jelas menceritakan aib seorang khalifah islam adalah bukan satu usaha yang bagus untuk memajukan agama islam.
jika anda (pendiri blog ini) adalah orang yahudi atau nasrani, semoga Allah SWT menimpakan laknatNya untuk anda, sehingga anda tidak lagi merasakan kesejukan hidup di dunia ini sedikitpun.
Amin.
@Onno
Wah kalo cara berfikir anda seperti itu menyikapi sejarah… maka sahabat Anas bin Malik Termasuk seperti yg anda katakan karena dia sebagai pembantu Nabi saw… malah membongkar rahasia kehidupan seks Nabi saw baca disini
http://kajianislam.wordpress.com/2007/07/18/benarkah-junjungan-kita-nabi-besar-muhammad-saw-diperdaya-nafsu/
begitu juga Imam Bukhari terkena seperti yg anda katakan diatas karena beliau pun turut menyebar rahasia Rasulullah saw.
begitu juga dengan cerita-cerita pelecehan terhadap Nabi saw yang ada di kitab2 Shahih seperti Bukahri Muslim yang mengatakan:
Bahwa Nabi saw, Kencing berdiri di pagar orang, Nabi saw Mau Bunuh diri, Nabi saw tidak tahan melihat wanita molek dll
Kemaraha anda seharusnya ditujukan kepada pembawa berita/hadis yang melecehkan dan menghinakan Nabi saw tersebut dan sepatutnya anda membela Nabi saw terlebih dahulu dari hinaan dan pelecehan penyebar berita bohong tersebut sebelum membela Harun Al Rasyid yg anda idolakan itu… banyak2lah membaca sejarah biar tidak kagetan
Kalo saya sih tidak percaya cerita palsu yg menghina Rasulullah saw tersebut walaupun dimuat di shahih Bukhari dan kitab2 shahih lainnya!
klo saya memang tak percaya sama penguasa arab saudi dan csnya…..mereka kaya2 dan mewah-mewah…..itu sja sbg partisipasi yg kadaluwarsa…